← Semua artikel

table dibaca /ˈteɪbl/, comfortable dibaca /ˈkʌmftəbl/ — akhiran -able sama, vokalnya sama sekali berbeda

Table, cable, comfortable, reasonable — keempatnya berakhiran empat huruf yang sama, -able. Banyak pembelajar tanpa sadar menganggap akhiran ini selalu dibaca sama, lalu entah menekan table jadi bunyi yang samar, atau menambahkan satu suku kata ekstra ke comfortable yang sebenarnya tidak seharusnya ada di sana.

Ini bukan soal kebetulan. Empat huruf itu sebenarnya menandai dua situasi yang sama sekali berbeda, dan vokalnya berubah tergantung situasinya.

Kasus 1: -able adalah akhiran, ditempelkan pada kata yang sudah berdiri sendiri

Comfortable = comfort + able, reasonable = reason + able, acceptable = accept + able, washable = wash + able, available = avail + able. Buang -able, dan yang tersisa adalah kata nyata yang berdiri sendiri.

Kalau begitu, -able selalu jadi akhiran tanpa tekanan, vokalnya melemah jadi schwa /ə/ — reduksi yang sama seperti suku kata tanpa tekanan mana pun dalam bahasa Inggris:

Di mana pun tekanan jatuh pada bagian depan kata, -able sendiri tidak pernah mendapat tekanan dan tidak pernah dibaca dengan diftong penuh /eɪ/.

Kasus 2: -able bukan akhiran — itu memang sudah begitu ejaannya

Table, cable, stable, fable, gable — buang -able di sini, tidak ada kata yang tersisa (t-, c-, st-, f-, g-). Kata-kata ini tidak dibentuk dari akar kata ditambah akhiran — -able memang bagian dari kata itu sejak awal.

Dalam kelompok ini, a mendapat tekanan dan dibaca dengan diftong penuh /eɪ/:

Uji cepat yang bisa langsung dipakai: buang -able, lalu cek apakah sisanya kata yang kamu kenal. Ya → itu akhiran, baca /əbl/. Tidak → itu bagian dari ejaan kata, baca /eɪbl/ penuh.

-ible lebih sederhana: hampir selalu akhiran

Visible, possible, terrible, horrible — sisa setelah -ible dibuang (vis-, poss-, terr-, horr-) memang bukan benar-benar kata mandiri dalam bahasa Inggris modern, tapi -ible hampir selalu berperilaku seperti akhiran. Aturannya tetap stabil: selalu tanpa tekanan, tidak pernah /aɪbl/.

Ada satu pengecualian terkenal yang mematahkan pola ini: Bible. Akhirannya sama persis, i-b-l-e, tapi kata ini tidak dibentuk dari akar kata plus akhiran — ia sendiri sudah kata utuh (dari bahasa Yunani biblia). Karena itu Bible mendapat tekanan dan dibaca dengan diftong penuh: /ˈbaɪbl/, sama sekali berbeda dari visible. Kalau kamu berasumsi setiap akhiran "-ible" otomatis lemah, Bible adalah kata pertama yang akan membuatmu salah.

Intinya: kalau -able atau -ible dibuang dan menyisakan kata nyata yang berdiri sendiri, akhiran itu melemah jadi /əbl/. Kalau tidak ada yang tersisa — kalau akhiran itu memang bagian dari ejaan kata — ia tetap mendapat tekanan: /eɪbl/ atau /aɪbl/.

Belum yakin sebuah kata berakhiran -able atau -ible harus ditekankan atau dilemahkan? PHONO membaca teks Inggris apa pun lewat kamera dan memberi anotasi IPA lengkap dengan tekanan untuk setiap kata, dengan aksen Inggris dan Amerika.
Unduh: https://apps.apple.com/us/app/phono-english-phonetics-ipa/id6783243417 · phono.douhouse.com