← Semua artikel

Kenapa "laugh" Tidak Berima dengan "caught": Membongkar -augh dan -eigh

Kalau kamu sudah bertahun-tahun menghafal kosakata, pasti pernah mengalami ini: kata-kata yang terlihat mirip di tulisan ternyata bunyinya beda saat diucapkan. Caught dan laugh sama-sama mengandung augh, tapi yang satu berima dengan thought, yang satu lagi dengan half. Eight dan height sama-sama mengandung eigh, tapi yang satu dibaca "ei", yang lain "ai". Kamus bisa menjawabnya saat itu juga, tapi begitu ketemu kata baru, kamu menebak-nebak lagi.

-augh: hampir selalu /ɔː/, dengan satu pengecualian kecil

Sebagian besar kata umum dengan -augh dibaca /ɔː/ (vokal pada thought), dengan gh yang sama sekali tidak dibunyikan:

Pengecualian sebenarnya hanya sekelompok kecil: laugh dan laughter. Di sini gh tidak menghilang, tapi berubah jadi /f/ — laugh dibaca /lɑːf/ dalam bahasa Inggris Britania dan /læf/ dalam bahasa Inggris Amerika; laughter mengikuti pola yang sama, /ˈlɑːftə/ dan /ˈlæftər/.

Jadi kamu tidak perlu menghafal aturan untuk setiap kata -augh satu per satu. Cukup ingat satu hal: anggap /ɔː/ secara default — kecuali kata itu laugh atau laughter.

-eigh: hampir selalu /eɪ/, pengecualiannya height

Kata-kata dengan -eigh mengikuti pola yang lebih rapi lagi:

Hampir semuanya memakai /eɪ/, vokal yang sama seperti pada day atau say. Satu-satunya pengecualian umum adalah height /haɪt/ — eigh di sini sama sekali bukan "ei", melainkan "ai", vokal yang sama seperti pada high atau light. Banyak orang yang pertama kali membaca height cenderung mengucapkannya mirip "heit"; padahal seharusnya berima dengan light.

Kenapa ejaannya menyesatkan: gh dulunya bunyi sungguhan

Ini bukan bahasa Inggris yang sengaja menjebakmu. Berabad-abad lalu, gh mewakili konsonan sungguhan — bunyi kasar yang dihasilkan di belakang tenggorokan, mirip ch pada kata Skotlandia loch. Seiring waktu bunyi itu menghilang dari sebagian besar dialek, tapi menghilangnya berbeda-beda per kata: pada sebagian kata ia lenyap tanpa jejak (caught, eight), pada sebagian lain ia mengeras jadi /f/ (laugh). Ejaannya tidak pernah menyesuaikan, dan yang tersisa terlihat seperti aturan yang tidak konsisten. Setelah tahu ini, kamu tidak perlu lagi menyalahkan diri karena "tidak bisa mengingat aturannya" — aturannya memang tidak pernah lengkap, dan pengecualian harus dihafal satu per satu.

Cara berlatih: kelompokkan berdasarkan bunyi, tandai pengecualian terpisah

Daripada menghafal setiap kata -augh dan -eigh satu per satu, kelompokkan berdasarkan bunyinya menjadi dua: kelompok /ɔː/ (caught, taught, daughter…) dan kelompok /eɪ/ (eight, weight, neighbor…), lalu perlakukan laugh/laughter dan height sebagai dua kartu pengecualian tersendiri. Saat menemukan kata baru dengan augh atau eigh, tebak dulu pola mayoritasnya, dan baru tambahkan ke daftar pengecualian kalau tebakanmu salah. Ini jauh lebih ringan daripada berusaha menyimpan seluruh aturan di kepala sejak awal.

Bingung kata baru masuk kelompok yang mana? PHONO membaca teks Inggris apa pun lewat kamera atau teks yang ditempel, lalu menandai setiap kata dengan IPA — jadi kamu langsung tahu apakah gh-nya bisu atau bunyi apa yang disembunyikannya.