← Semua artikel

message kok kedengaran seperti massage? Bedanya /dʒ/ dan /ʒ/

Message dan massage punya empat huruf pertama yang sama, tapi akhirannya sama sekali berbeda. Message berakhir dengan /dʒ/. Massage berakhir dengan /ʒ/. Banyak orang menyamakan keduanya, wajar saja — bahasa Indonesia punya huruf "j" yang dekat dengan /dʒ/ (seperti pada jam, jalan), tapi tidak punya padanan alami untuk /ʒ/ sama sekali.

Dua gerakan yang benar-benar berbeda

/dʒ/ adalah afrikat: ujung lidah menutup total aliran udara di belakang gigi atas, ditahan sebentar, lalu dilepas dengan gesekan — sebuah penutupan diikuti ledakan kecil. Itulah bunyi pada job, giant, bridge, dan cukup dekat dengan "j" Indonesia.

/ʒ/ adalah frikatif murni: ujung lidah tidak menyentuh apa pun. Udara mengalir terus-menerus lewat celah sempit — tanpa penutupan, tanpa ledakan, hanya gesekan yang berkelanjutan. Itulah bunyi pada measure, vision, casual.

Karena tidak ada di bahasa Indonesia, /ʒ/ sering diganti

Karena tidak ada bunyi ini dalam bahasa Indonesia, kebanyakan orang secara refleks menggantinya dengan /dʒ/ (yang sudah familiar lewat huruf "j") atau kadang dengan /z/. Akibatnya, kata seperti measure dan massage ikut kedengaran seperti punya ledakan di akhir, padahal seharusnya tidak ada penutupan sama sekali.

Pasangan yang layak dihafal khusus: message dan massage

Contoh lain: garage sering diucapkan /ɡəˈrɑːdʒ/ di Amerika (dengan /dʒ/), dan /ɡəˈrɑːʒ/ di Inggris (dengan /ʒ/) — dua-duanya benar. beige, genre, azure memakai /ʒ/; large, edge, magic memakai /dʒ/.

Cek sendiri: bisakah bunyinya dipanjangkan?

Pisahkan konsonan di akhir kata, lalu tahan selama dua detik penuh. Kalau bisa terus berdengung tanpa putus, itu /ʒ/. Kalau bunyinya terputus dan butuh "dorongan" baru untuk lanjut, itu /dʒ/. /ʒ/ bisa dipanjangkan tanpa batas karena hanya satu gerakan berkelanjutan; /dʒ/ tidak bisa, karena ada penutupan di tengah yang harus selesai dulu.

Tidak yakin sedang menghasilkan /dʒ/ atau /ʒ/? PHONO membaca teks bahasa Inggris apa pun lewat kamera dan menandai tiap kata dengan IPA, dengan audio Inggris dan Amerika untuk dibandingkan.