← Semua artikel

"plague" cuma satu suku kata? Huruf-huruf mati di akhiran -gue dan -que

Plague, vague, unique, antique — artinya sudah kamu tahu, ejaannya juga hafal. Masalahnya muncul saat diucapkan: plague jadi kedengaran dua suku kata, atau unique dapat tambahan vokal di ujung yang sebenarnya tidak ada.

Penyebabnya ada di akhiran itu sendiri: -gue dan -que. Di tulisan terlihat banyak huruf, tapi yang benar-benar dibunyikan hampir tidak ada.

Aturan 1: -gue di akhir kata = hanya /ɡ/

Kalau sebuah kata diakhiri -gue, yang dibunyikan cuma konsonan di depannya, /ɡ/. Huruf u dan e sama sekali tidak berbunyi.

Aturan 2: -que di akhir kata = hanya /k/

Logikanya sama untuk q: kata yang diakhiri -que hanya menyisakan bunyi /k/.

Ada satu pengecualian, tapi tetap ikut pola: -ngue

Tongue /tʌŋ/ dan meringue /məˈræŋ/ juga berakhiran -gue di tulisan, tapi bunyinya /ŋ/, bukan /ɡ/. Huruf n lebih dulu menyatu dengan g menjadi bunyi sengau — aturan -gue tidak dilanggar, n-nya saja yang mendahului.

Kenapa bisa begini: huruf u itu bukan tempelan, tapi sinyal

G dan c biasanya melunak di depan e — lihat saja age /eɪdʒ/. Tanpa u itu, ejaan plague seolah menuntut bunyi lunak di akhir. Huruf u diselipkan tepat di antara konsonan dan e untuk mencegah itu: ia menjaga bunyi tetap keras, sementara e cuma menempati posisi tanpa dibunyikan. Kebanyakan kata ini masuk ke bahasa Inggris utuh dari bahasa Prancis, termasuk ejaannya. Pelafalannya menyederhana seiring waktu, tapi ejaannya tidak ikut berubah.

Cara latihan: coret dulu baru dibaca

Ketemu kata baru berakhiran -gue atau -que, coret dulu "ue"-nya dalam pikiran. Sisanya itulah akhiran yang sebenarnya diucapkan. Plague tanpa ue jadi plag, dibaca /pleɪɡ/. Unique tanpa ue jadi uniq, berakhir di /k/.

Tidak yakin apakah huruf di akhir kata benar-benar dibaca? PHONO membaca teks bahasa Inggris apa pun lewat kamera dan menampilkan IPA di setiap kata, dengan pelafalan Amerika dan Inggris untuk dibandingkan. https://apps.apple.com/us/app/phono-english-phonetics-ipa/id6783243417