← Semua artikel

Apakah "button" punya dua suku kata atau tiga? Vokal yang tak pernah diucapkan siapa pun

Coba ucapkan button pelan-pelan, dan kemungkinan besar kamu akan mengucapkannya dalam tiga ketukan: "ba-tu-n". Kamus tidak setuju: /ˈbʌtn̩/, dua suku kata. Ketukan ekstra di tengah itu adalah bunyi yang tidak pernah diucapkan penutur asli.

Hal yang sama terjadi pada little, bottle, sudden, cotton, national. Kelihatannya seperti harus punya satu suku kata lagi. Padahal tidak.

Masalahnya bukan bunyi yang salah, tapi asumsi bahwa setiap konsonan butuh vokal di sampingnya

Bahasa Indonesia hampir selalu membentuk suku kata di sekitar vokal yang jelas, dan kebiasaan itu terbawa ke bahasa Inggris: begitu dua konsonan bertemu berurutan, rasanya seperti tidak bisa diucapkan langsung, jadi vokal pendek diselipkan untuk menjembataninya. Setelah /t/, langsung ke /n/ terasa belum selesai, jadi ada "e" kecil yang menyelip di tengah.

Bahasa Inggris punya solusi yang lebih hemat: biarkan konsonan itu sendiri yang menjadi inti suku kata. Tanpa vokal.

Inilah yang disebut konsonan silabis (syllabic consonant)

Garis kecil vertikal di bawah /n̩/ dan /l̩/ artinya persis itu — konsonan ini adalah inti suku katanya sendiri, tanpa perlu apa pun di sampingnya.

Kenapa versi tanpa vokal justru lebih hemat tenaga

Menambahkan vokal terasa seperti mengucapkan dengan teliti, padahal itu satu langkah ekstra: melepas ujung lidah dari gusi untuk membentuk vokal, lalu mengembalikannya lagi untuk n atau l. Penutur asli melewatkan perjalanan bolak-balik itu sepenuhnya — ujung lidah langsung bergerak dari t/d ke n/l. Yang berubah hanya jalur keluar udara: mulut ke hidung, atau tengah ke samping. Satu gerakan lebih sedikit, suku kata pun jadi lebih pendek dan cepat.

Aturan praktis yang gampang diingat

Kalau konsonan yang dibentuk dengan ujung lidah seperti t, d, s, atau z langsung diikuti n atau akhiran -le, dan suku kata itu tidak mendapat tekanan, biasanya kamu tidak butuh vokal — konsonannya sendiri sudah jadi suku kata. Beda halnya kalau konsonan sebelumnya dibentuk di bagian mulut lain, seperti p pada open /ˈəʊpən/ — di situ vokalnya memang nyata dan tetap ada.

Ragu berapa sebenarnya jumlah suku kata sebuah kata, atau di mana vokal seharusnya menghilang? PHONO membaca teks Inggris apa pun lewat kamera dan menandai IPA di setiap kata, lengkap dengan suku kata dan tekanan kata, plus pengucapan Amerika dan Inggris untuk dibandingkan.