← Semua artikel

Kenapa "cat" terdengar seperti "ca" — konsonan akhir itu bukan hilang, hanya tidak dilepas

Kamu tahu IPA-nya: /k/, /æ/, /t/. Setiap bunyi bisa kamu ucapkan sendiri-sendiri. Tapi begitu bicara, cat jadi terdengar seperti "ca", stop seperti "sto", good seperti "gud" tanpa akhiran. Kamu pikir sedang menelan konsonan terakhir, jadi kamu ucapkan lebih keras dan jelas — hasilnya kata itu malah terdengar seperti punya suku kata tambahan.

Kabar baiknya: masalahnya bukan karena kamu kurang keras. Konsonan akhir bahasa Inggris seperti /p t k b d ɡ/ sering kali memang tidak "dilepas" di akhir kata — udara ditutup, tapi tidak pernah dilepaskan dengan bunyi.

Bagaimana konsonan letup sebenarnya terbentuk

/p/, /t/, /k/, /b/, /d/, /ɡ/ terjadi dalam dua tahap: penutupan (udara benar-benar tertahan) dan pelepasan (udara dilepaskan — bunyi letupan kecil yang kamu dengar). Di awal kata, pelepasan ini hampir selalu terdengar jelas.

Di akhir kata — sebelum jeda, atau tepat sebelum konsonan lain — penutur asli sering hanya menyelesaikan tahap pertama. Lidah atau bibir sudah berada di posisi yang tepat, udara memang tertahan, tapi pelepasannya tidak berbunyi.

Bahasa Indonesia punya konsonan akhir, tapi kebiasaannya berbeda

Bahasa Indonesia memang mengenal konsonan akhir seperti /p t k b d ɡ/ (misalnya siap, rakyat, abad), tapi kebiasaannya adalah melafalkannya dengan jelas dan lengkap — atau justru sangat pelan hampir tak terdengar. Perbedaannya dengan bahasa Inggris ada di gerakan mulutnya: dalam bahasa Inggris, gerakan penutupan tetap dilakukan meski tidak dilepas. Banyak pembelajar yang, karena tidak terbiasa dengan bunyi letup akhir yang "tertahan", justru melewatkan seluruh gerakan mulutnya — bibir tidak bertemu, lidah tidak menyentuh langit-langit sama sekali.

Petunjuk sebenarnya bukan letupannya, tapi cara vokal sebelumnya berakhir

Pendengar asli tidak perlu mendengar pelepasan untuk tahu ada konsonan di akhir kata. Petunjuknya ada pada vokal sebelumnya. Pada cat, /æ/ terpotong tiba-tiba oleh gerakan penutupan untuk /t/. Kalau konsonannya benar-benar dilewati, seperti pada "ca", vokalnya memudar secara alami. Perbedaan ini — terpotong tiba-tiba vs memudar — itulah yang sebenarnya ditangkap oleh telinga penutur asli.

Dalam kalimat, pelepasan ini makin sering menghilang

Dalam frasa seperti big cat atau stop go, konsonan akhir kata pertama langsung diikuti konsonan lain. Penutur asli hampir tidak pernah melepaskannya dengan bunyi — mereka menahan penutupan itu dan langsung meluncur ke posisi konsonan berikutnya. Kalau gerakannya dilewati sepenuhnya di sini, dua kata itu akan menyatu seolah salah satunya hilang.

Cara melatihnya: ucapkan cat pelan-pelan dengan letupan akhir yang jelas terdengar. Ulangi, tapi kali ini berhenti tepat di posisi tertutup, tanpa melepaskannya. Kata itu akan terdengar lebih pendek dan tegas — itulah bentuk alaminya di akhir kata.

Tidak yakin sedang melepaskan konsonan akhir atau melewatkan seluruh gerakannya? PHONO membaca teks bahasa Inggris apa pun lewat kamera dan menandai tiap kata dengan IPA, dengan audio Inggris dan Amerika untuk dibandingkan.