← Semua artikel

Yes, my, happy, gym: kenapa huruf y yang sama tidak pernah dibaca sama

Banyak pembelajar menganggap huruf y sulit ditebak: bunyinya beda di "yes", beda lagi di "my", beda lagi di "happy" dan "gym". Akhirnya, setiap kata dengan y dihafal satu per satu sebagai kasus terpisah.

Padahal y tidak sekacau itu. Semuanya tergantung di mana huruf itu berada dalam kata.

Di awal kata, sebelum vokal: y adalah konsonan, /j/

Posisi ini jarang membingungkan karena sudah terasa seperti konsonan.

Sebagai vokal, y mengikuti aturan yang sama persis dengan huruf i

Bagian yang membingungkan adalah y di tengah atau akhir kata, berfungsi sebagai vokal. Ada trik yang jarang dijelaskan: anggap y itu sebagai huruf i, lalu terapkan aturan suku kata terbuka/tertutup yang sudah kamu kuasai.

Kesalahan paling umum: happy berakhir dengan /i/, bukan /aɪ/. Yang /aɪ/ justru ada di my. Tertukarnya dua ini membuat happy dibaca /ˈhæpaɪ/, atau sky dibaca /skiː/.

Secara historis, y dalam bahasa Inggris adalah varian dari i, terutama di akhir kata, sehingga ia mewarisi semua aturan pengucapan i. Tidak perlu menghafal sistem baru.

Cara berlatih: ambil yes, my, gym, happy, lalu tanyakan dulu apakah y-nya di awal kata atau berfungsi sebagai vokal; jika vokal, apakah suku katanya terbuka atau tertutup, bertekanan atau tidak. Setelah itu, bunyinya praktis sudah ditentukan.

Bingung apakah suatu y dibaca /aɪ/, /ɪ/, atau /i/? PHONO memotret teks bahasa Inggris apa pun dan menampilkan IPA serta tekanan di setiap kata, dengan pelafalan Amerika maupun Inggris. https://apps.apple.com/us/app/phono-english-phonetics-ipa/id6783243417